Contoh Makalah Agama Islam Tentang Aqidah dan Akhlak

Judul Contoh Makalah: 

Contoh Makalah Agama Islam Tentang Aqidah dan Akhlak

Contoh Makalah Agama Islam Tentang Aqidah dan Akhlak
Contoh Makalah Agama Islam Tentang Aqidah dan Akhlak


Keterangan Contoh Makalah:

Contoh Makalah Agama Islam Tentang Aqidah dan Akhlak. Download File Format .doc atau .docx Microsoft Word. Isi makalah membahas tentang:

Rumusan Masalah:
  1. Apakah pengertian Aqidah?
  2. Apakah pengertian Syariah?
  3. Apakah pengertian Akhlaq ?
  4. Apa kedudukan akhlaq pada manusia ?


Tujuan:
  1. Untuk mengetahui pengertian Aqidah, serta manfaat mempelajari aqidah.
  2. Untuk mengetahui pengertian syari’ah, serta karakteristiknya di dalam Islam.
  3. Untuk mengetahui definisi akhlaq, serta cara pembentukan akhlaq.
Aqidah adalah bentuk masdar dari kata “ ‘Aqoda, Ya’qidu, ‘Aqdan-‘Aqidatan ” yang berarti simpulan, ikatan, sangkutan, perjanjian dan kokoh. Sedangkan secara teknis aqidah berarti iman, kepercayaan dan keyakinan. Dan tumbuhnya kepercayaan tentunya di dalam hati, sehingga yang dimaksud aqidah adalah kepercayaan yang menghujam atau tersimpul di dalam hati.
Sedangkan menurut istilah aqidah adalah hal-hal yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa merasa tentram kepadanya, sehingga menjadi keyakinan kukuh yang tidak tercampur oleh keraguan.Menurut M Hasbi Ash Shiddiqi mengatakan aqidah menurut ketentuan bahasa (bahasa arab) ialah sesuatu yang dipegang teguh dan terhunjam kuat di dalam lubuk jiwa dan tak dapat beralih dari padanya.Adapun aqidah menurut Syaikh Mahmoud Syaltout adalah segi teoritis yang dituntut pertama-tama dan terdahulu dari segala sesuatu untuk dipercayai dengan suatu keimanan yang tidak boleh dicampuri oleh keragu-raguan.
Aqidah atau keyakinan adalah suatu nilai yang paling asasi dan prinsipil bagi manusia, sama halnya dengan nilai dirinya sendiri, bahkan melebihinya.Sedangkan Syekh Hasan Al-Bannah menyatakan aqidah sebagai sesuatu yang seharusnya hati membenarkannya sehingga menjadi ketenangan jiwa, yang menjadikan kepercayaan bersih dari kebimbangan dan keragu-raguan.
Syariah (berarti jalan besar) dalam makna generik adalah keseluruhan ajaran Islam itu sendiri (42 :13). Dalam pengertian teknis-ilmiah syariah mencakup aspek hukum dari ajaran Islam, yang lebih berorientasi pada aspek lahir (esetoris). Namum demikian karena Islam merupakan ajaran yang tunggal, syariah Islam tidak bisa dilepaskan dari aqidah sebagai fondasi dan akhlaq yang menjiwai dan tujuan dari syariah itu sendiri.
Syariah memberikan kepastian hukum yang penting bagi  pengembangan diri manusia dan pembentukan dan pengembangan masyarakat yang berperadaban (masyarakat madani).
Pengertian akhlaq secara etimologi berasal dari kata khuluq dan jama’nya adalah akhlaq yang berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku. Kata akhlaq berakar dari kata khalaqa yang berarti menciptakan, seakar dengan kata khaliq (pencipta), makhluk (yang diciptakan) dan khalaq (penciptaan).
Kesamaan akar kata diatas mengiyakan bahwa dalam akhlaq tercakup pengertian terciptanya keterpaduan antara kehendak khaliq (Tuhan) dengan prilaku makhluk (manusia). Atau dengan kata lain, tata prilaku seseorang terhadap orang lain dan lingkungannya baru mengandung nilai akhlaq yang haqiqi jika tindakan atau prilaku tersebut didasarkan kepada kehendak khaliq. Dari pengertian etimologi tersebut diatas akhlaq merupakan tata aturan atau norma prilaku yang mengatur hubungan antar sesama manusia, dan juga yang mengatur hubungan antar manusia dengan Tuhan dan dengan alam semesta.
Apabila kata akhlak dikaitkan dengan kalimat Islam,yang disebut al-Akhlak Islamiyah atau al-Akhlak al-Karimah maka artinya adalah perbuatan dan tingkah laku yang terbaik dan terpuji, sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan as Sunnah.
Secara terminologis, Imam Ghazali mendefinisikan bahwa akhlaq adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan perbuatan-perbuatan dengan gampang dan mudah tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. Sementara menurut Imam Qurthubi akhlaq adalah adab atau tata krama yang dipegang teguh oleh seseorang sehingga adab atau tata krama itu seakan menjadi bagian dari penciptaan dirinya.
Akhlaq terbagi menjadi dua yaitu akhlakul al-karimah (terpuji) dan akhlakul al-madzmumah (tercela). Menurut objek atau sasarannya, akhlaq juga dapat terbagi menjadi dua bagian yaitu akhlaq terhadap Khalik atau Pencipta yaitu Allah SWT dan akhlaq terhadap makhluk. Makhluk adalah segala yang diciptakan Allah, yang dibagi menjadi dua bagian yaitu manusia dan bukan manusia. Akhlaq terhadap manusia terdiri dari akhlaq terhadap Nabi dan Rasul, akhlaq terhadap diri sendiri, akhlaq terhadap keluarga, terhadap masyarakat, terhadap bangsa dan hubungan antar bangsa.
Akhlaq terhadap selain manusia dibagi menjadi tiga bagian, yaitu terhadap benda mati, terhadap alam nabati atau flora, dan terhadap alam hewani atau fauna. Ajaran tentang dasar-dasar agama Islam ini, terjalin rukun agama yang disebut Hadis Nabi yaitu Hadis Jibril (Iman, Islam, dan Ihsan).
Jadi, perbedaan antara aqidah, syari’ah, dan akhlak adalah aqidah yang merupakan pegangan seorang muslim dalam meyakini dan mengimani Allah SWT dan Islam. Syari’ah sebagai jalan, aturan, dan tindakan konkret berupa ibadah kepada Allah SWT setelah meyakini dan terbentuknya aqidah yang benar. Akhlak adalah perilaku, kebiasaan, dan budi pekerti sebagai aplikasi aqidah dan syari’ah dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Makalah Perkembangan Peradaban Seni dan Budaya di Indonesia ini mudah-mudahan bisa menjawab pencarian anda dan menjadi tambahan referensi terkait dengan Contoh Makalah Agama Islam Tentang Aqidah dan Akhlak seperti makalah tentang aqidah dalam Islam, contoh makalah aqidah, contoh makalah agama Islam tentang akhlak, makalah keagamaan Islam, makalah aqidah Islam pdf, kumpulan makalah agama Islam, makalah tentang aqidah akhlak dan lain-lain.

Preview Contoh Makalah:

Contoh Makalah Agama Islam Tentang Aqidah dan Akhlak


Download Contoh Makalah:

[ Format File .doc / .docx Microsoft Word ]



ADS

0 Response to "Contoh Makalah Agama Islam Tentang Aqidah dan Akhlak"

Posting Komentar